Perempuan Rawan Lima Penyakit Ini!
Dibandingkan pria, hidup wanita
cenderung lebih teratur. Harapan hidup pun biasanya lebih tinggi. Namun
bila pola hidup tak sehat, penyakit-penyakit berbahaya tetap bisa
mengintai.
Setidaknya ada 5 penyakit berbahaya yang paling banyak menghantui wanita, seperti dilansir
boldsky, Sabtu (4/8):
1. Osteoporosis

Begitu wanita memasuki usia 40 tahun atau mulai mengalami menopause,
sakit dan nyeri seperti sudah menjadi teman setianya. Pengobatan
osteoporosis menjadi sulit karena jarang terdiagnosis sebelum wanita
mulai mengalami kerapuhan tulang. Penyebabnya adalah kekurangan kalsium.
Selain itu, pengurangan pasokan alami hormon estrogen ketika menopause
dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon serta fungsi organ dalam
tubuh dan perubahan dalam kesehatan secara keseluruhan. Inilah yang
menyebabkan wanita menopause rentan terhadap osteoporosis.
2. Serangan jantung
Data statistik 10 tahun terakhir menunjukkan bahwa serangan jantung
pada wanita semakin meningkat dan jumlah wanita yang bertahan hidup
hanya beberapa.
3. Depresi
Depresi pada
wanita semakin merajalela dan hasilnya benar-benar menyeramkan.
Baru-baru ini ditemukan bahwa ketidakseimbangan hormonal yang terjadi
pada wanita setelah menopause bisa menjadi penyebab terbesar depresi,
yang menyebabkan ledakan psikotik dan bunuh diri.
4. Kanker serviks dan payudara

Kanker serviks dan payudara adalah pembunuh nomor satu di kalangan
wanita. Setiap wanita harus melakukan pemeriksaan payudara sendiri
secara teratur untuk membantu mendeteksi kanker payudara lebih dini.
Untuk kanker serviks, lakukan vaksin atau pemeriksaan pap smear bila
Anda sudah pernah berhubungan intim.
5. PCOS (Poly Cystic Ovaries)
PCOS merupakan kondisi di mana terdapat kista kecil pada ovarium
(indung telur). Kondisi ini mengakibatkan terjadinya gangguan
keseimbangan hormonal pada wanita. Gangguan keseimbangan hormonal ini
dapat menyebabkan perubahan pada siklus menstruasi, perubahan pada
kulit, kesulitan untuk hamil dan masalah-masalah lainnya.
Seorang wanita normal memiliki hormon estrogen dan progesteron. Gejala
yang paling terlihat adalah perubahan siklus pada menstruasi, bisa lebih
sering atau lebih jarang dan bervariasi, dari yang sedikit hingga
sangat banyak. Hal ini disebabkan karena terjadinya ketidakseimbangan
hormonal yang berpengaruh pada proses ovula.
terimakasih infonya! blognya keren
BalasHapussalam,
https://www.cekaja.com/info/interview-mengenal-skor-kredit-dan-manfaatnya-bagi-nasabah/